1. Alkohol (alkanol) yaitu senyawa turunan alkana yang memiliki gugus hidroksil (−OH). Senyawa alkohol dengan satu gugus −OH mempunyai rumus umum C n H 2n+2 O. Berdasarkan jumlah atom C yang terikat pada atom C yang mengikat gugus −OH, alkohol dibedakan menjadi:
Supaya, kamu lebih paham, simak artikel berikut tentang dasar-dasar alkana, yuk! Gambar: Metana. Penggantian sebuah atom H yang mana pun pada gambar model molekul di atas dengan atom karbon, akan menghasilkan senyawa yang lain.
Alkana (juga disebut dengan parafin) adalah senyawa kimia hidrokarbon jenuh asiklis. Alkana termasuk senyawa alifatik. Dengan kata lain, alkana adalah sebuah rantai karbon panjang dengan ikatan-ikatan tunggal. Rumus umum untuk alkana adalah C n H 2n+2. Alkana yang paling sederhana adalah metana dengan rumus CH 4.
ADVERTISEMENT. Alkana tergolong senyawa hidrokarbon jenuh. Jenis senyawa ini berupa atom-atom karbon yang terikat membentuk rantai terbuka dan hanya memiliki ikatan tunggal. ADVERTISEMENT. Alkana berasal dari bahan bakar fosil berupa gas alam dan minyak bumi. Adapun dalam kehidupan sehari-hari alkana memilih banyak peranan.
Bensin, gas alam, dan minyak pelumas sebagian besar terbuat dari metana dan etana yang merupakan senyawa Alkana. Dilansir dari Chemistry LibreTexts, Alkana adalah senyawa organik yang terdiri dari atom karbon dan atom hidrogen ikatan tunggal dan tidak memiliki gugus fungsi lainnya.
Ilustrasi tata nama senyawa hidrokarbon. Sumber: Pexels/Artem Podrez. Tujuan dari penamaan senyawa Kimia ialah untuk memudahkan dalam membedakan senyawa dengan sifat fisis yang sama. Tata nama senyawa hidrokarbon dibagi menjadi 4 yaitu alkana, alkena, alkuna, dan alkil. Adapun penjelasannya sebagai berikut. 1. Alkana.
.
berikan nama dari senyawa alkana berikut