Gejalakekurangan unsur hara pada kelapa sawit umumnya adalah unsur hara: nitrogen, kalium, magnesium, phosfat dan boron. Defisiensi adalah suatu keadaan dimana tanaman kekurangan nutrisi tertentu, yang dapat dilihat dari gejala fisik tanaman terutama pada bagian daun dan batang. Seorang pekebun yang handal harus bisa mengetahui kondisi
Tanamankelapa sawit di kebun Rambutan terdiri atas tahun tanam , 2012, 2011, 2008, 2007, 2006, 2005, 2004, 2003, 2002, 2001, 1998, 1997, 1996, 1995, 1994 dan 1993. Tanam ulang dan konversi dari karet ke kelapa sawit akan dilakukan juga pada Juni 2016. Varietas tanaman kelapa sawit yang
Kelapasawit tergolong tanaman yang kuat. Walaupun begitu, tanaman ini juga tidak luput dari serangan hama dan penyakit, baik yang kurang maupun yang membahayakan. Penyakit ini berhubungan erat dengan defisiensi unsur K dan infeksi melalui spora pada saat pemangkasan. Bagian bagian tanaman yang sakit diletakkan di antara barisan tanaman
dibandingkandengan kelapa sawit yang sudah . dapat menghasilkan pada umur 3 tahun (W ebster, 1989). Gejala defisiensi unsur hara Cu pada tanaman karet (Shorrock, 1983).
wawasandasar mengenai defisiensi kelapa sawit. DAFTAR PUSTAKA Kasirah. 2007. Sistem Informasi Pemupukan Lahan Pertanian. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi 2007 (SNATI 2007). Wahyuni, L. Darma, S. Wayahdi, M.R. 2014. Sistem Pakar Mengidentifikasi Gejala Defisiensi Unsur Hara Pada Tanaman Kelapa Sawit.
Pemakaianunsur hara oleh tanaman secara terus menerus sebagai sumber makanan dapat . 2 Hendri Hermawan, 2015 KAJIAN PENGARUH APLIKASI BIONUTRIEN S267 TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN KELAPA Bionutrien S267 diterapkan pada tanaman kelapa sawit karena beberapa bionutrien telah memberikan hasil positif terhadap produktivitas . 4 Hendri Hermawan
.
defisiensi unsur hara pada tanaman kelapa sawit